Sambirejo Guide Academy Siapkan SDM Wisata Sambirejo Hadapi Wisatawan Mancanegara

10 September 2026
RESTU HAYYU KHOIRUNNISA
Dibaca 1 Kali
Sambirejo Guide Academy Siapkan SDM Wisata Sambirejo Hadapi Wisatawan Mancanegara

SAMBIREJO, September 2026 — Pengembangan pariwisata tidak cukup hanya dengan menghadirkan destinasi baru. Kualitas sumber daya manusia yang berhadapan langsung dengan wisatawan menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan pengalaman wisata yang berkesan. Hal inilah yang menjadi fokus Sambirejo Guide Academy, program pelatihan bagi masyarakat pelaku pariwisata di Kalurahan Sambirejo, Prambanan, Sleman.

Program yang diinisiasi oleh PPK Ormawa EDSA PBI Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) bersama Pemerintah Kalurahan Sambirejo tersebut dilaksanakan dalam lima kali pertemuan dengan 10 topik pembelajaran. Pesertanya tidak hanya berasal dari kalangan pemandu wisata, tetapi juga melibatkan pelaku dan pengelola wisata, pengemudi jeep, pelaku seni, hingga pemuda Karang Taruna.

Keragaman peserta tersebut menjadi bagian penting dari konsep Sambirejo Guide Academy. Sebab, pelayanan wisata tidak hanya berlangsung ketika seorang guide menjelaskan destinasi, tetapi juga melalui interaksi wisatawan dengan pengemudi, pelaku seni, pengelola destinasi, dan masyarakat lokal.

Selama lima pertemuan, peserta mendapatkan materi yang mencakup hospitality (keramahtamahan), storytelling (metode bercerita berbasis potensi lokal), serta English for Tourism. Pembelajaran dirancang agar peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkannya dalam situasi yang mereka temui ketika berinteraksi dengan wisatawan.

Pada tiga pertemuan awal, pembelajaran secara langsung didampingi oleh Puthut Ardianto, S.Pd., M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UMY. Materi secara bertahap diarahkan pada kemampuan berkomunikasi, storytelling, serta penggunaan bahasa Inggris dalam konteks pariwisata.

Memasuki pertemuan keempat, Sambirejo Guides Academy menghadirkan Yono Malakiano, M.Pd. dari Englishopedia untuk memberikan pembelajaran mengenai English for Tourism. Materi diarahkan pada kebutuhan praktis pelaku wisata, termasuk kemampuan menggunakan bahasa Inggris ketika berinteraksi dengan wisatawan.

Pada pertemuan terakhir, peserta mendapatkan materi hospitality atau pelayanan prima bersama Ewang Sewoko, S.Psi., M.Psi., dari Sahabat Sewoko. Materi tersebut menekankan pentingnya keramahtamahan, komunikasi, dan cara menciptakan pengalaman positif bagi wisatawan.

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang pelaksanaan program. Secara keseluruhan, 66 orang berpartisipasi dari pertemuan awal hingga akhir. Peserta berasal dari berbagai unsur yang memiliki keterlibatan langsung maupun tidak langsung dalam ekosistem pariwisata Sambirejo.

Salah satunya adalah Mas Marlen, salah satu pengelola wisata di Tebing Breksi yang mengikuti pelatihan. Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat nyata, terutama dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris.

“Menurut saya program ini sangat bermanfaat dan kalau bisa diadakan lagi. Mungkin waktunya bisa lebih panjang, 6 atau beberapa bulan, jadi kami bisa lebih fokus belajar bahasa Inggris. Ini sangat membantu untuk meningkatkan kemampuan kami dalam melayani wisatawan,” ujar Marlen.

Dukungan terhadap program juga datang dari Pemerintah Kalurahan Sambirejo. Pada pertemuan perdana, Lurah Sambirejo Wahyu Nugroho, S.A., M.B.A. memberikan sambutan sekaligus menyampaikan dukungannya terhadap penguatan kapasitas masyarakat pariwisata.

Penguatan kemampuan masyarakat, khususnya dalam pelayanan dan komunikasi berbahasa Inggris, dinilai penting untuk mempersiapkan Sambirejo dalam menerima wisatawan dari berbagai daerah maupun mancanegara.

“Harapannya, masyarakat Sambirejo dapat semakin siap memberikan pelayanan kepada wisatawan, baik wisatawan domestik maupun mancanegara,” menjadi semangat yang mendasari dukungan Pemerintah Kalurahan Sambirejo terhadap program tersebut.

Selain pelatihan tatap muka, peserta juga dibekali modul ajar Sambirejo Guide Academy yang memuat materi English for Tourism, Storytelling, dan Hospitality. Modul tersebut disusun sebagai bahan belajar yang dapat digunakan peserta untuk melanjutkan pembelajaran secara mandiri setelah rangkaian pelatihan selesai.

Program ini dipimpin oleh Reva Audya Harianto selaku ketua pelaksana sekaligus penanggung jawab Sambirejo Guide Academy, bersama Nabilla Qurotun Pramana, dengan dukungan anggota PPK Ormawa EDSA PBI UMY dalam pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan.

Sambirejo Guide Academy menjadi salah satu langkah untuk memastikan pengembangan pariwisata Sambirejo berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas masyarakatnya. Dengan semakin kuatnya kemampuan hospitality, storytelling, dan English for Tourism, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi pelaku wisata, tetapi juga mampu menjadi bagian dari wajah Sambirejo ketika berhadapan langsung dengan wisatawan.

Karena destinasi yang baik membutuhkan orang-orang yang mampu menceritakan, menyambut, dan memberikan pengalaman terbaik kepada setiap wisatawan yang datang.

 

Sambirejo Guide Academy Siapkan SDM Wisata Sambirejo Hadapi Wisatawan Mancanegara
Sambirejo Guide Academy Siapkan SDM Wisata Sambirejo Hadapi Wisatawan Mancanegara
Sambirejo Guide Academy Siapkan SDM Wisata Sambirejo Hadapi Wisatawan Mancanegara