Dari: Badan Usaha Milik Kalurahan Sambimulyo
Isi: Soft Opening Watu Payung
Keterangan: Watu Payung Prambanan adalah destinasi wisata alam di perbukitan Sambirejo, Sleman, yang terkenal dengan panorama alamnya yang luas, terutama pemandangan matahari terbit (sunrise) dengan kabut yang menyelimuti perbukitan, serta hamparan sawah dan pemukiman dari ketinggian sekitar 400 mdpl. Dinamai 'Watu Payung' karena adanya bongkahan batu besar berbentuk payung sebagai ikonnya, tempat ini menawarkan spot foto Instagramable, gardu pandang, gazebo, warung makan, dan fasilitas lainnya untuk menikmati pemandangan Gunung Sewu dan Sungai Oya.
Deskripsi dan Daya Tarik Utama:
Pemandangan Spektakuler: Menawarkan panorama alam asri yang luas, dari dataran rendah hingga Pegunungan Sewu di selatan, sering disebut bak lukisan alam.
Spot Sunrise: Sangat populer untuk menyaksikan matahari terbit dan lautan kabut di pagi hari, terutama saat musim kemarau.
Batu Payung: Ikon utama berupa batu besar yang menyerupai payung, menjadi latar foto favorit.
Geoforest: Dijuluki juga Geoforest Watu Payung, menawarkan nuansa hutan perbukitan karst yang sejuk.
Fasilitas: Tersedia gardu pandang, gazebo, tempat duduk, toilet, musala, area parkir, warung makan, dan jasa foto (opsional).
Aksesibilitas: Lokasinya mudah dijangkau, satu arah dengan Candi Ijo dan Tebing Breksi, namun jalannya berkelok dan menanjak, jadi perlu hati-hati.
Lokasi dan Waktu Terbaik:
Lokasi: Dusun Mlakan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta.
Waktu Terbaik: Pagi hari untuk sunrise (musim kemarau lebih cerah), sore hari untuk sunset, atau saat cuaca cerah di musim kemarau.
Aktivitas:
Menikmati sunrise/sunset.
Berfoto di spot-spot menarik (Batu Payung, gardu pandang).
Bersantai di gazebo sambil menikmati alam.
Berkemah (jika melanjutkan ke puncak).
Menikmati kuliner lokal.